SERANG – Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-14 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi kepada Wali Kota Tangerang Selatan, yang didampingi Ketua DPRD Tangerang Selatan Abdul Rasyid di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Serang, Selasa (26/05/2026).
Capaian ini menjadi raihan kelima opini WTP di era kepemimpinan Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan. Tidak hanya itu, Kota Tangsel juga berhasil mencatatkan nilai terbaik dalam Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) 2025 se-Provinsi Banten.
Kota Tangerang Selatan meraih persentase penyelesaian tindak lanjut sebesar 97,20 persen, jauh melampaui kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Banten.
Benyamin Davnie menegaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 14 tahun berturut-turut bukan sekadar capaian administratif, melainkan hasil dari kerja sama seluruh elemen pemerintahan dan dukungan masyarakat.
“Penghargaan ini bukan milik satu orang, bukan juga hasil kerja satu institusi saja. Ini adalah hasil dari kebersamaan seluruh perangkat daerah, DPRD, stakeholder, dan tentu masyarakat Kota Tangerang Selatan yang terus mengawal pembangunan dengan penuh kepercayaan,” ujar Benyamin.
Menurutnya, tata kelola keuangan daerah yang baik harus dibangun dengan tanggung jawab dan integritas, karena anggaran yang digunakan merupakan amanah masyarakat.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para aparatur sipil negara (ASN) yang terus bekerja menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik.
“Di balik laporan keuangan yang baik, ada kerja keras banyak orang yang mungkin tidak terlihat. Ada ASN yang bekerja hingga malam, ada proses panjang yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dan ada semangat melayani yang terus dijaga. Karena pada akhirnya, yang ingin kami hadirkan bukan hanya prestasi, tetapi rasa percaya masyarakat kepada pemerintahnya,” katanya.
Benyamin menilai, semangat kolaborasi menjadi fondasi utama dalam membangun Kota Tangerang Selatan yang maju, transparan, dan dipercaya masyarakat.
“Kalau hari ini Tangsel kembali meraih WTP, itu karena kita mau berjalan bersama. Saling menguatkan, saling mengingatkan, dan saling menjaga amanah. Prestasi ini menjadi milik seluruh warga Tangsel,” ungkapnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjaga integritas dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Kepercayaan masyarakat adalah penghargaan tertinggi bagi kami. Maka WTP ini harus menjadi semangat untuk terus bekerja lebih baik, lebih terbuka, dan lebih hadir untuk masyarakat,” tutupnya. (Adv)


