Kota Tangerang,Bantenpedia.id – Dinas Kesehatan Provinsi Banten bekerjasama dengan Sekretariat DPRD Provinsi Banten mengadakan kegiatan sosialisasi pelayanan kesehatan tradisional, asuhan mandiri dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), dengan para peserta dari Dinas Kesehatan kabupaten dan kota, tokoh masyarakat dan para kader Posyandu serta masyarakat sekitar disekitar kelurahan atau kecamatan se Provinsi Banten.
Senin 14 Februari 2023, kegiatan sosialisasi diadakan di daerah Cipondoh Makmur Kota Tangerang yang dihadiri oleh Bapak Dr. Yeremia Mendrofa, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten dan Narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer, Sutanto SKM, MM.
Menurut Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer, Dinkes Banten, Sutanto SKM, MM, pelayanan kesehatan tradisional adalah pengobatan dan atau perawatan dengan cara dan obat yang mengacu pada pengalamam dan keterampilan turun temurun secara empiris yang dapat dipertanggung jawabkan dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat
” Jadi Dinas Kesehatan Provinsi Banten, saat ini konsen pada sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya pelayanan kesehatan tradisional hal ini mengacu kepada PMK No.9 Tahun 2016 tentang upaya pengembangan ‘Pelayanan Kesehatan Tradisional’ melalui asuhan mandiri pemanfaatan taman obat keluarga dan keterampilan, ” kata Sutanto kepada media, kemarin.
Sesuai arahan Kepala Dinkes Banten Dr. dr. Hj Ati Pramudji Hastuti, MARS, lanjut Sutanto, pihaknya bekerjasama dengan pihak Sekretariat DPRD Banten melakukan roadshow sosialisasi soal Pelayanan Kesehatan Tradisional tersebut dalam penyerapan anggaran 2023.
Sutanto menjelaskan, Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman yang ditanam oleh keluarga di sekitar lingkungan rumah yang mempunyai khasiat penyembuhan sebagai apotek hidup yang dimanfaatkan oleh keluarga secara sederhana.
” Jadi sekali lagi, pemerintah mengarahkan masyarakat agar dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri (asuhan mandiri), Dilaksanakan melalui pemanfaatan taman obat keluarga (toga) dan keterampilannya,” jelas Sutanto.
Sedangkan Dr. Yeremia Mendrofa, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten mengajak kepada masyarakat untuk membudayakan
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) ini. ” Masyarakat secara organisasi/perorangan dapat berperan aktif mengembangkan Toga ini ” katanya.
” Hal ini bertujuan mengatasi gangguan kesehatan ringan dan memelihara kesehatan asuhan mandiri oleh individu dalam keluarga, kelompok atau masyarakat, ” lanjut Anggota DPRD Banten Dapil Tangerang B ini. (Adv)


