SERANG, bantenpedia.id – Upaya membangun kesadaran literasi media di kalangan pelajar terus dilakukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten. Salah satunya melalui kegiatan literasi media yang digelar di SMAN 1 Kopo, Kabupaten Serang, Kamis (16/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Banten, Dr. Efi Afifi, hadir langsung memberikan pemahaman kepada para siswa terkait penggunaan media di era digital yang semakin kompleks.
Dalam penyampaiannya, Dr. Efi Afifi menegaskan bahwa perkembangan teknologi menuntut generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna media, tetapi juga memiliki kecerdasan dan karakter dalam memanfaatkannya.
“Di era digital ini, kita harus memiliki budaya digital dan literasi digital yang baik. Siswa harus mampu memilah informasi, membedakan mana berita hoaks dan mana yang fakta, serta menghindari disinformasi yang banyak beredar di media sosial,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga etika dalam berinteraksi di media sosial. Menurutnya, perilaku negatif seperti perundungan (bullying), body shaming, dan tindakan tidak bijak lainnya harus dihindari oleh para remaja.
“Kita ingin memastikan generasi masa depan bangsa tumbuh sehat dalam lingkungan digital, tanpa perundungan, tanpa bullying, dan tanpa body shaming. Ini penting untuk menjaga karakter dan jati diri bangsa,” tambahnya.
Selain itu, ia turut mengingatkan adanya kebijakan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah preventif dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia digital.
Lebih lanjut, Dr. Efi Afifi menjelaskan bahwa KPID Banten memiliki tanggung jawab dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang layak dan benar, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
“Secara kewenangan, KPID melakukan pengawasan terhadap televisi dan radio. Sementara untuk media sosial, kami melakukan pendekatan melalui literasi media kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kopo, Mamat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KPID Banten yang telah memilih SMAN 1 Kopo sebagai lokasi kegiatan literasi media. Ini sangat bermanfaat bagi siswa kami agar lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan media,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan kedekatannya dengan Dr. Efi Afifi yang telah lama dikenalnya sejak sama-sama menjadi tenaga pengajar di SMAN 1 Kramatwatu, serta mengapresiasi kiprahnya dalam membina generasi muda.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman siswa terhadap literasi digital, sekaligus membentuk karakter pelajar yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menghadapi arus informasi di era digital. (Fs)


