KOTA SERANG – Wali Kota Serang Budi Rustandi kembali menunjukkan gaya kepemimpinannya yang tegas dan berorientasi hasil dalam penataan kawasan strategis kota. Ia menetapkan target ketat agar penertiban kabel-kabel utilitas yang semrawut di kawasan Royal Baroe rampung dalam waktu dua minggu.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Budi Rustandi saat meninjau progres pembenahan kawasan yang kini dibranding sebagai Royal Baroe, Selasa (13/1/2026). Dalam tinjauan tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya kecepatan kerja agar perubahan wajah kota dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
“Kalau provider ini sudah ada kesepakatan, tinggal dipotong dan diturunkan saja. Di sini saya targetkan dua minggu selesai,” tegas Budi Rustandi di hadapan jajaran terkait.
Fokus awal penataan diarahkan pada pembersihan kabel fiber optik milik provider internet yang selama ini dinilai mengganggu estetika kawasan. Budi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Serang telah mencapai kesepakatan dengan para penyedia layanan internet, sehingga proses penurunan kabel dapat dilakukan tanpa hambatan.
Menurutnya, langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Serang dalam menghadirkan ruang publik yang tertata, nyaman, dan memiliki daya tarik visual yang kuat, khususnya bagi pedagang dan pengunjung kawasan Royal Baroe.
Sementara itu, Budi menjelaskan bahwa penanganan kabel listrik milik PLN memerlukan tahapan dan waktu yang lebih panjang. Penurunan kabel listrik direncanakan mulai direalisasikan pada tahun 2026, mengingat proses tersebut berkaitan dengan perencanaan anggaran negara serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Untuk kabel PLN ada mekanismenya sendiri karena berkaitan dengan anggaran. Ini harus direncanakan secara matang,” jelasnya.
Tak hanya menata utilitas, Budi Rustandi juga memaparkan konsep beautifikasi kawasan untuk memperkuat identitas Royal Baroe sebagai wajah baru Kota Serang. Setelah kabel udara dirapikan, Pemkot Serang akan memasang instalasi lighting artistik berbentuk sayap serta penanda identitas (signage) bertuliskan Royal Baroe dan Kota Serang Berbudi.
“Nanti kita tambah lighting yang ikonik supaya kawasan ini semakin bagus. Setelah dua minggu ini selesai, baru kita lengkapi fasilitas di Royal,” ungkapnya.
Untuk mendukung perbaikan visual deretan pertokoan, Pemkot Serang juga menggandeng pihak perbankan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Bank Syariah Indonesia (BSI) disebut akan berkontribusi dalam penyusunan desain branding serta perbaikan fasad toko di sepanjang kawasan Royal Baroe.
Penataan Royal Baroe ini menjadi langkah awal dari visi besar Wali Kota Serang dalam membenahi ruang publik secara bertahap dan berkelanjutan. Usai kawasan Royal Baroe tertata, Pemkot Serang berencana melanjutkan fokus pembangunan pada revitalisasi Alun-Alun Kota Serang sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Dengan kepemimpinan yang tegas dan terukur, Budi Rustandi optimistis penataan kawasan kota dapat berjalan cepat, rapi, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian serta kenyamanan warga Kota Serang. (Adv)


