SERANG, bantenpedia.id – Ratusan pegawai honorer yang tergabung dalam forum honorer kota Serang mengeluhkan kuota pengadaan PPPK yang hanya 200 orang serta kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang masih mengangkat pegawai honorer baru pada tahun 2024 padahal saat ini, Kota Serang memiliki 4.000 pegawai honorer, yang masih belum jelas nasibnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto minta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang untuk tidak merekrut tenaga honorer baru.
Roni mengatakan, permintaan tersebut untuk menyelesaikan persoalan pegawai honorer tahun 2024. “Jangan ditambah lagi, karena kalau terus ditambah persoalan honorer ini tidak akan pernah selesai,” ujarnya kepada wartawan setelah pelantikan Anggota DPRD Kota Serang Priode 2024-2029 di DPRD Kota Serang. (3/9/24).
Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap OPD yang membandel. Jika terbukti kedapatan melakukan rekrutmen tenaga honorer. Maka, pihaknya akan melakukan tindakan tegas. “Nanti kita cek, kalau memang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan maka akan ada sanksi,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya akan turut serta menyelesaikan persoalan kuota pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemkot Serang. Sebab, kata dia, persoalan tersebut menjadi keluhan dan tuntutan pegawai honorer. “Nanti insyaallah kita bahas bersama-sama, akan kita lihat dulu kekuatan anggaran Kota Serang. Untuk memastikan kesanggupan dalam merekrut PPPK dari tenaga honorer,” ujarnya.
Roni mengungkapkan, jika anggaran masih ada, maka Pemkot Serang harus mengakomodir tuntutan tenaga honorer yang selama ini berharap menjadi PPPK. “Kalau memang kekuatan keuangan kita masih bisa, maka harus ditambah,” ujar Roni yang juga menjabat Wakil Ketua Sementara DPRD Kota Serang tersebut. (Adv)


