SERANG, Bantenpedia.id – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Tejo Harwanto berikan arahan kepada Taruna Politeknik Imigrasi di ruang Corporate University Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Banten. Senin, (19/06).
Hadir dalam kegiatan tersebut ialah Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Banten, Kepala Kantor Imigrasi Kelas l Non TPI Serang, Kepala Kantor Imigrasi Kelas l Non TPI Tangerang, Kepala Kantor Imigrasi Kelas ll TPI Cilegon dan seluruh Taruna Politeknik Imigrasi.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Tejo Harwanto mengingatkan kepada seluruh Taruna Politeknik Imigrasi agar selalu menaati peraturan, disiplin dan mematuhi norma-norma kehidupan (agama, hukum, sosial).
“Dan juga kembangkan diri dengan mengembangkan skill – skill yang belum diketahui banyak orang. Selain itu, ingat selalu posisi saat ini masih menjadi taruna, sehingga harus selalu belajar untuk mempersiapkan di dunia kerja, dunia pendidikan,” katanya.
“Serta jangan lupa bahwa persaingan dunia kerja semakin ketat dengan banyaknya lulusan dan terbatasnya UPT tempat kerja 126 Kantor Imigrasi, 13 Rumah Detensi Imigrasi, 33 Divisi Keimigrasian, 23 perwakilan imigrasi di luar negeri,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM, Ujo Sujoto juga memberikan pengarahan terkait pelaksanaan Latjapura kepada seluruh Taruna Politeknik Imigrasi. Ia berharap seluruh Taruna dapat mengembangkan skill selama Latjapura.
“Skill tidak muncul dengan sendirinya. Namun dimunculkan dengan cara mencari tahu melalui bantuan media. Untuk itu, hasil dari bahan pembelajaran ini dapat dimengerti untuk dijadikan ilmu pengetahuan serta bekal dalam kehidupan serta dunia karir,” katanya.
Selain itu, Ujo juga mengingatkan agar seluruh Taruna dapat mengimplementasikannya ke dunia kerja nantinya.
“Setelah mendapatkan skill, akan menerima suatu persoalan atau permasalahan yang dapat diselesaikan dengan bekal yang didapat. Bisa dikatakan terampil apabila dapat menyelesaikan secara tuntas dan efektif,” imbuhnya.
Terakhir, Ujo menekankan kepada seluruh Taruna Politeknik Imigrasi agar selalu menjaga etika dalam mengikuti pendidikan.
“Etika unsur paling penting dan nomor satu dari unsur lainnya, etika dapat menjadi indikator dalam penilaian seseorang. Untuk itu, saya berpesan agar setiap kegiatan Latjapura yang kalian lihat dan lalui cukup di simpan oleh masing-masing taruna,” tutupnya. (BP)


