Ciputat, bantenpedia.id – Anggota DPRD Provinsi Banten mengadakan rapat kerja di Ruang Blandongan, Pemkot Tangerang Selatan, pada Senin (21/10/2024).
Pertemuan ini dihadiri oleh Pjs Walikota Tangerang Selatan, Tabrani, serta beberapa tokoh penting lainnya.
Isu utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mendapat perhatian besar dari masyarakat.
Saat diwawancarai oleh awak media terkait pernyataan Anggota DPRD Banten, Yudi Budi Wibowo, mengenai PPDB, Pjs Walikota Tangerang Selatan, Tabrani, menyoroti sejumlah isu krusial.
Menurut Tabrani, banyak masyarakat yang berharap anak-anak mereka dapat masuk sekolah melalui jalur-jalur tertentu, termasuk jalur afirmasi, prestasi, dan lainnya.
Ia juga menyebutkan bahwa terdapat perbedaan kondisi antara daerah yang memiliki sekolah negeri dan yang tidak, yang berdampak pada keamanan dan transparansi proses PPDB.
Tabrani menegaskan bahwa pelaksanaan PPDB harus mengikuti aturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Ia berharap, dengan adanya perubahan pada beberapa struktur pemerintahan, termasuk menteri pendidikan yang baru, dapat dihasilkan solusi yang lebih baik untuk pelaksanaan PPDB di masa mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Tabrani juga menyebutkan pentingnya kolaborasi antara DPRD Banten, DPRD kota, dan kementerian pendidikan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi terkait sistem donasi di PPDB yang sudah berjalan selama empat tahun terakhir.
Dengan adanya diskusi ini, diharapkan tidak akan ada lagi keluhan yang datang dari masyarakat terkait pelaksanaan PPDB di masa mendatang.
“Tujuan kita bersama adalah memastikan bahwa sistem PPDB berjalan adil dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kami di tingkat kota dan provinsi akan terus berupaya untuk menemukan solusi terbaik demi masyarakat dan siswa-siswa kita,” pungkas Tabrani.
Rapat ini juga menyinggung pentingnya evaluasi terhadap aturan PPDB agar lebih selaras dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat memberikan solusi komprehensif bagi permasalahan PPDB di wilayah Tangerang Selatan dan Banten secara keseluruhan. (Fz)


