SERANG, – bantenpedia.idMemasuki puncak musim kemarau, Korem 064/Maulana Yusuf turut memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Karhutla Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolda Banten, Kota Serang, Senin (3/8).
Kasrem 064/MY Kolonel Inf Shofanudin, S.I.P., M.Han., mewakili Danrem 064/MY menghadiri apel yang dipimpin Kapolda Banten dan diikuti sekitar 400 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, serta instansi terkait.
Pada kesempatan itu, Kasrem mengajak seluruh unsur meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Menurut Kasrem, risiko bencana dapat diminimalkan melalui kewaspadaan, peningkatan literasi kebencanaan, komunikasi yang efektif, serta penerapan prinsip temu cepat, lapor cepat sebagai langkah awal penanganan di lapangan.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengingatkan seluruh unsur agar tidak lengah menghadapi potensi Karhutla. Pencegahan, menurutnya, harus diutamakan melalui sinergi, patroli terpadu, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, dan penegakan hukum.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus menjadi momentum memperkuat kesiapsiagaan. Gubernur menilai kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Banten.
Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi wujud sinergi lintas instansi dalam memperkuat upaya mitigasi bencana sekaligus memastikan kesiapan personel, sarana pendukung, dan koordinasi antar unsur agar mampu merespons secara cepat apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.(Fj)


