KABUPATEN SERANG – Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai NasDem, H. Yendi Yanto, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses di Perumahan Lebak Indah Griya Asri, Desa Lebakwana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (27/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, bantuan pembangunan masjid, akses jembatan, normalisasi Kali Kejayan, hingga honorarium RT/RW dan ketidaksesuaian data desil masyarakat.
H. Yendi Yanto mengatakan, selama dua tahun menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang, sejumlah aspirasi masyarakat telah terealisasi, di antaranya pembangunan jalan beton di Pamengkang sepanjang 600 meter dan di Pelamunan Lebak Menggeh sepanjang 650 meter.
“Selain pembangunan infrastruktur, saya juga banyak bergerak di bidang sosial secara mandiri. Banyak keluhan masyarakat Kampung Kejayan yang menjadi perhatian saya, terutama terkait normalisasi Kali Kejayan sepanjang 3,5 kilometer. Ini perlu diperjuangkan bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat tanpa membeda-bedakan wilayah maupun warga di daerah pemilihannya.
Dalam forum tersebut, Ketua RW setempat menyoroti janji kenaikan honorarium RT/RW oleh Bupati Serang. Ia berharap persoalan tersebut mendapatkan kejelasan.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Lebakwana, M. Gozali, menyoroti ketidaksesuaian data desil masyarakat setelah pendataan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada akses sejumlah warga terhadap layanan BPJS Kesehatan dan bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) yang tiba-tiba dinonaktifkan.
Pada sesi penyampaian aspirasi, Noval, perwakilan Perumahan Lebak Indah Griya Asri, meminta bantuan pembangunan masjid yang pernah terdampak banjir serta perbaikan jalan lingkungan yang mulai rusak.
Aspirasi serupa disampaikan H. Dedi dari Perumahan Kramatwatu Griya Asri. Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan H. Yendi Yanto berupa 200 sak semen untuk pembangunan masjid di lingkungannya. Namun, ia juga menyampaikan bahwa sejumlah pengurus RT/RW di kawasan Grand Kramatwatu disebut belum menerima SILTAP atau honorarium selama kurang lebih satu tahun.
Sementara itu, Agung, Ketua RW Perumahan Lebakwana, meminta bantuan pembangunan akses jembatan menuju masjid yang direncanakan akan dibangun.
Berbagai aspirasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Reses ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan sekaligus mendorong penyelesaian persoalan di wilayah Kecamatan Kramatwatu. (Tf)


