Kota Tangerang,
bantenpedia.id – Tangerang 10K tidak hanya menjadi ajang untuk menantang kemampuan berlari. Gelaran tersebut juga mempertemukan pelari dari berbagai daerah, komunitas olahraga, serta masyarakat yang memberikan dukungan di sepanjang lintasan.
Atmosfer kebersamaan terasa sejak peserta mulai memasuki rute perlombaan. Pelari tidak hanya berhadapan dengan target waktu dan jarak 10 kilometer, tetapi juga mendapatkan pengalaman menikmati suasana Kota Tangerang bersama peserta dan warga lainnya.
Salah satu peserta, Michel Oktani asal Surabaya, mengaku mendapatkan pengalaman berbeda saat mengikuti Tangerang 10K. Ia datang ke Kota Tangerang sebagai bagian dari Ultimate Series dan sebelumnya telah mengikuti ajang serupa di Bandung dan Surabaya.
“Ini kota ketiga. Sebelumnya di Bandung sama di Surabaya. Tiga kota, ternyata Tangerang gas terus. Keren banget,” ujar Michelle.
Menurut Michel, dukungan yang diberikan masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat suasana perlombaan terasa semakin meriah. Kehadiran warga di sepanjang rute memberikan energi tambahan bagi para pelari untuk menyelesaikan lintasan.
“Jalannya steril, terus banyak banget cheering-nya. Jadi berasa happy banget larinya,” katanya.
Michelle juga mengapresiasi beragam atraksi yang ditemui selama berlari. Mulai dari atraksi pemadam kebakaran, barongsai, hingga pertunjukan seni dan budaya turut memberikan warna tersendiri dalam perjalanan peserta menyelesaikan rute.
“Mulai dari damkar, terus barongsai. Terus ada budaya dan seni tari yang benar-benar komplet banget. Jadi kita bisa tahu budaya Tangerang ada apa saja,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi lintasan yang steril juga membuat pelari dapat menikmati perlombaan dengan lebih nyaman. Peserta tidak perlu khawatir berhadapan dengan lalu lintas kendaraan sehingga dapat lebih fokus berlari sekaligus berinteraksi dengan suasana di sepanjang rute.
“Yang kerennya adalah steril. Itu yang paling kita cari dari pelari. Kalau steril, kita benar-benar happy larinya karena kita nggak worry sama sekali,” tutur Michel.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Tangerang 10K dapat menjadi ruang pertemuan bagi berbagai kalangan. Pelari datang membawa semangat olahraga, komunitas hadir membangun kebersamaan, sementara warga turut memberikan dukungan dan meramaikan suasana sepanjang perlombaan.(Fz)


