Kota Serang – Direktur RSUD Banten, dr. Danang Hamsah Nugroho, M.Kes., menyatakan dukungan penuh terhadap kelancaran kegiatan tradisi Seba yang dilakukan masyarakat Baduy. Iaa menegaskan bahwa RSUD Banten telah menerjunkan tim kesehatan untuk mendampingi warga dalam kegiatan budaya tahunan.
“Kita sangat bersyukur dan mendukung pelaksanaan Seba dengan menurunkan tim kesehatan guna memastikan kondisi masyarakat Baduy tetap terjaga,” ujar dr. Danang.
Ia juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya lokal yang sarat nilai dan kearifan. “Budaya lokal itu lebih arif, lebih cocok dengan karakter kita. Nilai-nilai sopan santun harus terus dilestarikan dan ditanamkan pada generasi muda,” tambahnya kepada wartawan saat wawancara. Sabtu, (3/5/2025).
Terkait isu ketersediaan obat anti-bisa ular bagi masyarakat Baduy, dr. Danang menjelaskan bahwa distribusi sempat terhambat usai Lebaran. Namun, pasokan telah dipulihkan dengan bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
“Untuk obat racun ular dari Biofarma kemarin memang sempat terhambat, tapi stok aman karena dibantu oleh dinas kesehatan yang sudah menyiapkan sebelumnya,” jelasnya.
Ia berharap layanan kesehatan bagi masyarakat Baduy ke depan bisa lebih dekat dan merata, sehingga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke Serang untuk mendapatkan penanganan.
“Kita ingin ke depannya masyarakat Baduy tidak lagi kehabisan obat dan tenaga kesehatannya tersedia lebih dekat agar penanganan bisa lebih cepat dan efisien,” pungkas dr. Danang. (Adv)


