Kota Tangerang,
bantenpedia.id – Menemukan aktivitas pembakaran sampah sembarangan di lingkungan sekitar? Warga Kota Tangerang jangan diam. Pemerintah Kota Tangerang menyediakan kanal pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan aktivitas pembakaran sampah, yakni melalui LAKSA dan Call Center 112.
Pembakaran sampah secara terbuka perlu dihindari, karena selain menghasilkan asap yang dapat mengganggu kualitas udara, aktivitas tersebut juga berpotensi memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan lingkungan menjadi penting.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengimbau, masyarakat yang menemukan pembakaran sampah untuk menyampaikan laporan melalui LAKSA atau Call Center 112. Laporan masyarakat selanjutnya dapat menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi di lapangan.
”Agar laporan lebih mudah ditindaklanjuti, masyarakat dapat menyampaikan informasi secara jelas mengenai lokasi kejadian. Jika kondisi memungkinkan dan aman, warga juga dapat menyertakan dokumentasi berupa foto atau informasi pendukung lainnya,” jelas Mahdiar.
Laporan yang masuk akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah maupun aparat kewilayahan sesuai kondisi di lapangan. Petugas dapat melakukan pengecekan, memberikan edukasi dan pembinaan, hingga melakukan penindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran.
”Pengawasan terhadap aktivitas pembakaran sampah juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, kecamatan hingga kelurahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih aman sekaligus menjaga kualitas lingkungan,” katanya.
Selain melaporkan, masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah sebagai cara cepat mengurangi tumpukan sampah. Warga dapat memilah sampah dari rumah, memanfaatkan bank sampah, layanan pengelolaan sampah, maupun fasilitas pengolahan yang tersedia di wilayah masing-masing.
Terlebih saat musim kemarau, kondisi lingkungan yang lebih panas dan kering membuat material seperti rumput, daun kering dan tumpukan sampah lebih mudah terbakar. Api yang awalnya berasal dari pembakaran sampah dapat merambat apabila tidak segera dikendalikan.
”Mari bersama menjaga lingkungan Kota Tangerang. Jika menemukan pembakaran sampah yang berpotensi membahayakan, jangan ikut membakar dan jangan abaikan. Catat lokasinya, pastikan keselamatan diri, lalu laporkan melalui LAKSA atau Call Center 112 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutupnya.(Fz)


