Lebak, bantenpedia.id – Setelah berhasil dalam uji coba penanaman bawang merah di Kecamatan Kalanganyar dan Kecamatan Malimping, Kabupaten Lebak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak telah melakukan pemetaan wilayah-wilayah kecamatan yang baik untuk dilakukan penanaman bawang merah.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, Rahmat di Rangkasbitung, Jum’at (9/8/2024) mengatakan, prospek penanaman bawang merah cukup bagus untuk dikembangkan dibeberapa wilayah di Lebak.
“Kemaren di Kalanganyar dan Malimping cukup bagus, kita sudah punya deplot untuk penanaman ini, hasil panen kemaren juga bagus. Mudah-mudahan kedepan semakin bagus,” ujar Rahmat.
Pada penanaman pertama lalu, akibat keterbatasan biaya maka proses penanaman tidak dapat dilakukan maksimal.
“Cuma kemaren karena keterbatasan anggaran maka kita belum bisa kembangkan tapi bawang merah memiliki prosepk yang bagus untuk dibudidayakan,” katanya.
Mengingat bawang merah menjadi salah satu komoditas yang mempengaruhi inflasi di Kabupaten Lebak. Oleh karenanya, Distan sendiri berkomitmen untuk membudidayakan komoditas ini di Kabupaten Lebak.
“Mudah-mudahan dengan upaya bersama kementerian, Provinsi dan Kabupaten dan kelompok tani, ke depan bawang merah bisa dibudidayakan dilahan yang lebih luas,” kata Rahmat.
Keberhasilan penanaman bawang merah itu berawal dari bantuan benih Bima Brebes dari Dinas Pertanian Provinsi Banten.
Benih Bima Brebes merupakan benih bawang unggul dan masa panen cukup pendek dengan 60 hari setelah tanam. Karena itu, tanaman bawang merah tersebut sangat cocok dikembangkan di Kabupaten Lebak. (Ri)


