Kota Tangerang, Bantenpedia.id – Kampung Tematik adalah salah inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk mengatasi permasalahan pelayanan dasar. Terutama, terkait peningkatan kualitas lingkungan rumah tangga dan prasarana dasar permukiman dan perekonomian kreatif.
Pelaksanaan Kampung Tematik mengubah skema penanggulangan permasalahan kualitas hidup dan lingkungan permukiman yang pada awalnya lebih menitikberatkan pada pemberian bantuan hingga pada pelibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan serta masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Decky Priambodo mengatakan, tujuan dari pelaksanaan kampung tematik adalah untuk mengoptimalkan seluruh potensi lokal yang ada di Kota Tangerang.
“Jadi, Kampung Tematik adalah solusi yang dilakukan Pemkot Tangerang dalam penataan lingkungan permukiman warga menjadi layak huni, layak investasi, dan layak dikunjungi, serta menciptakan smart city, sehingga Kampung Tematik dapat menjadi kampung wisata mandiri yang berkelanjutan. Kampung tersebut tentu dapat berkembang atas kelayakan ide atau tema di daerahnya,” ungkap Decky.
Menurut Decky, di Kota Tangerang pelaksanaan pembentukan kampung tematik merupakan sinergi dari Program Unggulan Pemerintah Kota Tangerang yang tertuang dalam RPJMD yaitu “Kampung Kita”, yang melibatkan tidak hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparatur kecamatan dan kelurahan saja, tetapi juga melibatkan pemangku kepentingan lain. Seperti tokoh masyarakat, perguruan tinggi, kelompok-kelompok masyarakat, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Forum Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan,” papar Decky.
Lebih lanjut, Decky menjelaskan jenis-jenis Kampung Tematik di Kota Tangerang antara lain: Kampung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kampung Sejahtera Mandiri (KSM), Kampung Wisata, Kampung Ramah Anak, Kampung Proklim, Kampung Urban Farming (dikelola oleh KWT), Kampung Tangguh Bencana dan Kampung Bersinar (Bersih Narkoba).
Decky merinci bahwa verifikasi Kampung Tematik tahun ini dibagi menjadi tiga kategori, yaitu :
Kampung Tematik Kategori Utama, yaitu : Kampung Inovasi Cimone Kec. Karawaci Kampung Mangga RW 01 Kec. Cipondoh, Kampung Genpul Kec. Karawaci, Kampung Bekelir Kec. Tangerang dan Kampung Hijau Daun Kec. Jatiuwung.
Kampung Tematik Kategori Madya : Kampung Pinkli Kec. Karawaci, Kampung Danau Kalpataru Kec. Cipondoh, Kampung Darling Kec. Ciledug, Kampung Demplot Anthurium Kec. Karawaci dan Kampung Sirih Kec. Neglasari.
Kampung Tematik Kategori Pratama : Kampung Iqro Kec. Pinang, Kampung Kunyit RW 008 Kec. Karawaci, Kampung Pendora Kec. Neglasari dan Kampung Bambu Kec. Karawaci.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan bahwa Kampung tematik diciptakan bukan tanpa tujuan, Pemkot Tangerang berharap dengan terciptanya kampung tematik bisa menjadi titik awal perbaikan lingkungan sekaligus mengangkat potensi sosial ekonomi masyarakat.
Untuk itu, Arief mengajak seluruh SKPD teknis agar mendukung dan terus mengawal pelaksanaan dan keberlangsungan kampung tematik di wilayah Pemerintah Kota Tangerang.
“Untuk SKPD teknis, terus kawal, dukung dan berikan masukan masukan yang membangun perihal pelaksanaan dan keberlangsungan kampung tematik di wilayah Kota Tangerang,” ucap Arief. (Ad)


